Pelatihan PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan) bagi guru diadakan Erlass Institute untuk menambah pengetahuan guru. Baru-baru ini telah berjalan pelatihan PAKEM bagi para guru SDN Srengseng Sawah 11 di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa siang (5/1/2016). Pelatihan berdurasi 3 jam ini berlangsung dalam suasana akrab dan fun di bawah ajaran Bapak Sapto Riyadi, guru SMP 236.
Bapak Sapto mengawali pelatihan dengan sederetan huruf yang berkaitan dengan urutan angka. Dengan cara ini bisa diketahui faktor yang memungkinkan sukses. Meskipun kerja keras (Hard work) dan pengetahuan (knowledge) memang penting namun keduanya masing-masing mencapai 98% dan 96%.
Cinta kasih (love) dan keberuntungan (luck) lebih rendah sementara pencapaian sukses 100% untuk memecahkan persoalan dapat diatasi dengan sikap (attitude). Maka sikap (attitude) kita dalam menghadapi hidup akan menentukan hidup dengan baik 100%. Dengan merubah sikap, hidup juga berubah lebih baik lagi.
Selain sikap, ditambahkan slogan MANTAP yang adalah singkatan dari :
- Menyenangkan
- Antusias
- Ngerti
- Terampil
- Aktif
- Pengalaman langsung
Pembelajaran dengan slogan MANTAP dapat menghasilkan sikap, pengetahuan dan keterampilan pada murid.
Dengan antusias Bapak Sapto membagi pengalamannya dengan berbagai latihan agar guru dapat menerapkan latihan ini
bersama murid. Mulai dengan ice breakers dari Bapak Sapto. Termasuk diantaranya ice breakers yang memberikan kesan menarik karena dari hasil ingatan jangka panjang (long-term memory) semasa mudanya dari pamannya. Dia menampilkan pertukaran korek api yang terjepit antara jempol dan jari kedua. Dengan teknik pertukaran yang menarik untuk korek api dari satu tangan ke tangan yang lain ini diharapkan guru juga dapat menghasilkan long-term memory bagi murid.
Selain ice breakers, ditawarkan beberapa latihan seperti Petunjuk dengan Angka yang diangkat dari pelatihan pemindahan tentara Nazi semasa Perang Dunia II. Misalnya, pelatihan ini bisa dilakukan dengan kelompok murid yang memegang warna merah dan kelompok bisa memegang warna biru. Meski sederhana namun latihan ini mengajar langkah strategis.
Sementara latihan Biji Menari menampilkan beberapa biji kacang kedelai yang dituangkan ke dalam segelas minuman ringan Sprite. Tujuan dari latihan ini adalah melatih murid mengamati dan mengambil kesimpulan sendiri atas biji yang berganti posisi antara mengambang dan tenggelam beberapa kali.
Latihan Color Mixing memerlukan CD yang ditempel dengan aneka kertas warna warni dan diputar diatas poros CD yang dipacu tenaga baterai. Dari CD yang berputar, bisa diketahui warna yang dominan misalnya kuning dan putih atau merah dan kuning atau kuning.
Tidak terasa di tengah asyik suasananya waktu berlalu dengan cepat. Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi :
Erlass Institute
Pejaten Office Park Blok D
Jl. Warung Buncit Raya no. 79
Jakarta 12510
Ph: (021) 7918 0467
Fax: (021) 7919 5157


